Rabu, 13 Maret 2019

Maruf Amin: Saya Ini Ibarat Kapal Nabi Nuh, InsyaAllah Umat akan selamat dunia akhirat Jika Memilih Saya


OPERAIN- CALON wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin Amin mengibaratkan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai kendaraan penyelamat umat seperti kapal Nabi Nuh. Hal itu disampaikan Maruf Amin saat menghadiri peringatan Harlah ke-93 NU di Lapangan Prawitasari, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (14/2/2019).

NU, menurut Maruf Amin, menjadi kendaraan penyelamat dari gonjang-ganjing cara berpikir pemahaman keagamaan. "Yang selama ini ada yang ke kanan dan ke kiri, NU berada ditengah, sebagai penyelamat.


loading...


Kapal NU kayak kapal Nabi Nuh," ujar Maruf Amin di hadapan ribuan peserta yang hadir di Harlah NU. Maruf Amin mengisahkan kapal Nabi Nuh menjadi penyelamat saat banjir besar datang. NU, ucap Maruf Amin, juga sebagai kendaraan penyelamat, yang akan menyelamatkan seluruh umat yang berada di dalamnya dari gelombang gonjang-ganjing pemahaman keagamaan. "Siapa naik kapal NU insyaallah akan selamat dunia akhirat.

Makanya jangan sampai ketinggalan, kayak anak Nabi Nuh tidak mau naik perahu, justru berlindung di gunung," tutur Maruf Amin. Umat yang berada di dalam kapal NU, kata Maruf Amin, akan selamat dari gelombang. loading... "Nabi Nuh kan NU-H. Sekarang H-nya dibuang jadi perahu NU.

Jangan berdiri di pinggir nanti kena gelombang, kalau ikut gelombang nanti terbawa gelombang. Ikut kiai NU insyaallah selamat," papar Maruf Amin. Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini mengajak seluruh warga NU bersyukur karena NU telah mencapai usia 93 tahun. Bagi Maruf Amin, usia 93 tahun bukanlah umur yang pendek.

Tak semua organisasi bisa berumur panjang. Maruf Amin mengatakan, NU akan akan terus menjalankan tugasnya menjadi perekat dan penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Ada organisasi yang hanya seumur jagung, begitu tumbuh setahun, dua tahun sudah wabilahitaufiq wal hidayah," ucapnya. Tak Suka Disebut Cuma Jadi Alat Sementara itu Maruf Amin tak berkenan disebut sekadar jadi alat politik pada Pemilihan Presiden 2019.



loading...



Hal itu disampaikan Maruf Amin saat mengadiri Harlah ke-93 Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (14/2/2019) siang. Di kesempatan itu, Maruf Amin sempat membantah isu mengenai dirinya dijadikan alat politik di Pilpres 2019, dengan mendampingi calon presiden (petahana) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi).

"Ada yang bilang, 'paling KH Maruf Amin hanya jadi alat'. Emang saya pacul. Yang jadi alat kan pacul," ujar Maruf Amin di hadapan ribuan peserta yang hadir di Lapangan Prawatasari, Sawah Gede, Cianjur. Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini merasa isu itu ingin menjatuhkan martabat seorang ulama. Maruf Amin meminta agar kabar itu tak terus menerus disebarkan, karena dapat membuat masyarakat waswas. "Kiai dibilang jadi alat. Itu menghina itu.

Ente jangan sembarangan. Tapi kalau untuk jadi alat pembangunan, untuk Indonesia maju, tentu saya siap. Ini tugas agama dan tugas negara," tegas Maruf Amin. "Dibilang sudah tua lah, jadi alat lah.

Itu namanya tukang bikin waswas," sambung Maruf Amin. Dalam acara Harlah ke-93 NU di Kabupaten Cianjur ini, dihadiri Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar, Rois Syuriah PCNU Kabupaten Cianjur KH Abdul Qodir, dan Ketua PCNU Kabupaten Cianjur KH Choirul Anam. Berharap ada ulama jadi presiden “KALAU saya bisa jadi Wakil Presiden (Republik Indonesia).

Saya berharap ke depan nanti ada ulama jadi Presiden (2024-2029).” Kalimat itu dilontarkan calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin, di atas mimbar dalam pidato deklarasi dukungan dari Jaringan Alumni Mesir Indonesia (JAMI) di Hotel Aryaduta, Jakarta, Sabtu (9/2/2019). Riuh tepuk tangan ratusan anggota JAMI menyambut harapan besar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu. Maruf Amin menyebut keputusan maju dalam Pemilihan Presiden 2019 bukan tanpa pertimbangan, dan desakan dari para ulama Nadhlatul Ulama untuk membuatnya menerima tawaran Jokowi.

Pangeran Syayid Peto Endah itu menghargai ajakan Jokowi untuk didampingi ulama untuk memimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah tantangan kondisi politik.

“Banyak yang bertanya kenapa Pak Jokowi pilih saya, padahal ada banyak opsi politisi bisa, pengusaha bisa, profesional bisa, TNI/Polri bisa. Itu berarti beliau menghargai ulama,” ujar Maruf Amin. Maruf Amin meyakini bisa menjaring lebih banyak suara dari ratusan anggota JAMI, setelah mendeklarasikan dukungan.

“Dukungan JAMI ini potensinya besar sekali, karenanya saya yakin pasangan 01 kami akan semakin punya harapan besar untuk memenangkan Pilpres 2019,” ucapnya.

Ketua JAMI Aas Subarkah dalam pidatonya menyampaikan komitmen besar sekaligus berperan aktif dalam menyebarluaskan visi misi pasangan Jokowi-Maruf Amin. “Kami akan mendukung menyebarkan prinsip Islam Wasatiyyah dalam kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara. Juga membangun bangsa untuk tegaknya Indonesia,” kata Aas..Selanjutnya

Polri: OPM Belum Masuk Dalam Kategori Kelompok Teroris


OPERAIND- Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dedi Prasetyo menyambut baik rencana Ketua DPR, Bambang Soesatyo yang memberikan usul ke Perserikatan Bangsa-Bangsa, agar Organisasi Papua Merdeka atau OPM masuk kategori kelompok teroris global.

Namun, menurut Dedi, untuk dapat menentukan OPM masuk kategori teroris atau bukan di Indonesia, bukan kewenangan Polri. Sebab, Polri hanya bertugas untuk menegakkan hukum di Indonesia.



loading...



Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), menurut Dedi, yang berwenang untuk menentukan OPM tersebut termasuk organisasi teroris atau bukan di Indonesia.

“Nanti dari DPR kan, dilanjutkan ke Kemenkumham usulan itu. Kemenkumham yang menentukan. Nanti, akan dikaji dulu dari aspek legalitasnya. Kalau memang organisasi itu legal dan terdaftar di Kemenkumham, baru bisa dilarang,” kata Dedi di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa 17 Desember 2018.

Polri, menurut Dedi, menilai bahwa OPM tersebut bukan organisasi yang resmi, tetapi hanya sekelompok orang yang gemar melakukan tindakan kriminal terhadap orang lain.

Dedi menjelaskan, tugas Polri adalah menindak dan memproses hukum semua anggota OPM yang terbukti melakukan tindakan kriminal seperti penganiayaan hingga pembunuhan.

“Kami bagian dari penindakan hukumnya nanti di situ. Mereka ini kan, sebenarnya bukan organisasi ya, tetapi mereka sekelompok orang yang selalu melakukan tindakan kriminal,” katanya.



loading...



Sebelumnya, Ketua DPR, Bambang Soesatyo mendesak PBB untuk segera memberikan status teroris kepada kelompok OPM yang dinilai telah melakukan tindak pidana pembunuhan terhadap puluhan warga sipil yang bekerja di PT Istaka Karya Papua.

Bamsoet juga meminta pemerintah, agar mengeluarkan Peraturan Menteri (Permen) untuk melakukan Operasi Militer di wilayah tersebut, agar aparat dapat menangkap seluruh anggota separatis itu..Selanjutnya

Rujukan: https://www.viva.co.id/berita/nasional/1104329-polri-tak-berhak-kategorikan-opm-kelompok-teroris

Ngawur! Akun Resmi TPNPB OPM Posting Foto Tentara Negara Asing Namun Menuduh Itu TNI


OPERAIND-  Akun Facebook (FB) Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) yang berafiliasi dengan Organisasi Papua Merdeka (OPM) belakangan ini sering memposting kegiatan mereka.

Maklum, Egianus Kogeya dkk lagi berbangga hati dan merasa sudah menang karena berhasil menembak 3 anggota TNI hingga ketiganya gugur sebagai Kusuma Bangsa.


loading...


Namun bukan berarti apa yang selalu di posting di akun fb TPNPB semuanya benar. Justru banyak keterangan yang ada di sana adalah 'bodong' alias Hoax.

Mengutip akun fb TPNPB, Rabu (13/3) kebodongan alias hoax yang ada di akun tersebut tercium dari penggunaan tata bahasa yang masih amburadul tak jelas maksudnya.

Terlebih dalam salah satu postingan hari Selasa (12/3) akun TPNPB menyebut TNI sedang melakukan penyisiran rumah warga sipil pada 11 Maret 2019.

Seperti ini postingan hoax akun TPNPB :

TNI melakukan Penyisiran Rumah Warga Sipil. Masyarakat setempat jadi Panik
-----------------
TPNPBnews:
Info terbaru tanggal 11 maret 2019 Telah Terjadi Operasi Militer di kampung berapgin gereja Jerusalem dan gereja Opmo Distrik Mbua kab Nduga Papua.



loading...



Dalam operasi militer Indonesia ini, rumah -rumah Warga pintu di tendang satu persatu rumah, hingga pintu rumah rusak. Seisi rumah diberantakan.

Rencananya TNI di kampung Yerusalem mau jadikan Pos TNI kampung Pimiye kwamina Dumu. Jumlah TNI 30 anggota masuk dan melakukan operasi penyisiran rumah warga.

Operasi TNI sangat brutal, masyarakat yang sedang berkebun di interogasi. Sehingga warga setempat jadi trauma tekanan Militer sangat lewat batas.

Selasa, 12 Maret 2019

Xi Jinping: Hasil pemilu Indonesia Sangat Penting, Kemenangan Prabowo adalah ketidakpastian bagi Cina


OPERAIN,- Jika Joko Widodo terpilih kembali, mungkin tak menjadi soal. Hubungan mesra yang terjalin sepanjang empat tahun terakhir akan bertambah legit.

Itu juga bermakna dukungan Indonesia atas ambisi Cina tentang proyek jalur sutra One Belt, One Road atau OBOR bakal berlanjut. Sebaliknya, jika Prabowo Subianto yang memenangkan pemilu, maka sudah pasti akan ada banyak perubahan yang bakal terjadi. Prabowo adalah ketidakpastian bagi Cina.


loading...


Capres Prabowo memang sudah mengatakan bahwa Cina sangat penting bagi Indonesia. Karena itu hubungan Indonesia dengan Negeri Panda itu harus dijaga.

Pernyataan Prabowo ini disampaikan setelah menghadiri Hari Nasional China di Jakarta, 27 September tahun lalu.

Tak perlu diragukan keseriusan Prabowo dengan pernyataan itu. Hanya saja, bagaimana nantinya teknis pelaksanaan sikap itu, tentu akan berbeda sama sekali dengan kebijaksanaan Jokowi selama ini. Apalagi seorang pengurus Gerindra menjanjikan akan meninjau proyek-proyek yang dibiayai Cina jika Prabowo memenangkan pemilu.
Road To Senayan

Hasil pemilu Indonesia amat penting bagi Cina setelah dua pemilihan umum di Asia Tenggara (ASEAN) baru-baru ini menunjukkan spektrum yang berubah.

Kemenangan koalisi Pakatan Harapan pada pemilihan 9 Mei 2018 lalu, membuat Malaysia menjaga jarak dengan Cina.


loading...


Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad, telah membatalkan proyek infrastruktur yang didukung Cina senilai US$22 miliar, termasuk jalur kereta api berkecepatan tinggi dengan alasan kehati-hatian fiskal.

Hasil pemilu Malaysia adalah kekalahan Cina. Asal tahu saja, Cina membutuhkan ASEAN tidak hanya pada urusan dagang, melainkan juga untuk meraih dukungan politik ASEAN terhadap kebijakan luar negerinya.

Selain menyangkut proyek jalur sutra OBOR yang digagas Pemerintah Cina mulai tahun 2013, Cina juga butuh dukungan terkait sengketa Laut Cina Selatan yang menyeret Filipina, Cina, dan Jepang.

Salah satu proyek jalur sutra itu adalah pembangunan rel kereta logistik sepanjang 12.000 kilometer dari Kota Yiwu, Cina, menuju London, Inggris. Rute pengiriman barang dari Cina ke Eropa melalui kereta dinilai lebih efektif dari segi biaya dan waktu ketimbang melalui armada laut atau udara.

Tak hanya jalur darat, proyek ini juga mendesain jalur maritim yang akan melewati tiga negara ASEAN, antara lain Vietnam, Malaysia, dan Indonesia. Dari ASEAN, jalur ini akan mengantarkan Cina menuju India, Afrika Timur, Afrika Utara dan berlanjut ke Italia.

Pada tahun 2014, Xi Jinping menjelaskan bahwa prakarsa baru Cina ini bukan melulu soal ekonomi dan uang, namun berlandaskan pada "nilai-nilai bersama".

Elemen Domino

Kembali ke soal pemilu di ASEAN, berbeda dengan di Malaysia, pemilihan umum di Kamboja boleh dibilang dimenangkan Cina.

Kamboja kini, oleh banyak pihak, dianggap menjauh dari Barat dan mendekat ke Beijing. Kamboja meninggalkan demokrasi multi-partai untuk otoritarisme satu partai. Itu mirip dengan dominasi Partai Komunis China di Cina.

Wajar jika banyak kalangan menilai Kamboja sebagai ‘elemen domino’ pertama yang jatuh dalam ambisi besar regional Cina, untuk mendapatkan kontrol politik dan ekonomi atas kawasan di dekatnya.

Ya, Kamboja telah menjadi “koloni Cina” secara de facto di bawah Partai Rakyat Kamboja (CPP) yang dipimpin oleh Perdana Menteri Hun Sen.

Meski begitu, sentimen anti-Cina terasa meningkat di negara itu. Argumen bahwa investasi Cina benar-benar membahayakan mata pencaharian banyak orang Kamboja-terutama di tempat-tempat seperti Sihanoukville dan Koh Kong-sangat berpengaruh.

Kritik publik berpusat pada kesepakatan konsesi bahwa pemerintah Kamboja bergabung dengan perusahaan Cina yang secara efektif memberikan hak tanah atas sekitar 20% garis pantai Kamboja.

Hal yang sama berlaku untuk partai komunis yang berkuasa di Laos. Negeri itu telah mengambil langkah-langkah untuk mengekang pertumbuhan sektor-sektor tertentu yang didominasi oleh investasi Cina. Langkah itu diambil sebagai jawaban atas kritik yang menguat dari rakyat setempat. Sektor-sektor yang mulai dikekang antara lain seperti perkebunan pisang dan pertambangan.

Di sisi lain, IMF telah menyatakan keprihatinan bahwa Laos berisiko jatuh ke dalam “jebakan utang” melalui proyek kereta api berkecepatan tinggi senilai US$6 miliar yang didukung Cina.

Selanjutnya Filipina. Negeri ini secara historis pro-AS. Hanya saja, di bawah Presiden Rodrigo Duterte, Filipina agak condong kepada Cina. Analis strategis Richard Javad Heydarian bilang bahwa Duterte suka menganggap dirinya sebagai “reinkarnasi para ‘titan pertengahan abad 20’ dari apa yang disebut Gerakan Non-Blok.”

Sedangkan Thailand telah meningkatkan hubungan militer dengan Cina sejak kudeta militer negara itu pada tahun 2014. Hanya saja,  kasus tenggelamnya dua kapal di dekat pulau resor Phuket pada awal Juli-yang menewaskan puluhan turis Cina-membuka betapa rapuhnya hubungan kedua negara.

Wakil Perdana Menteri Prawit Wongsuwan menyalahkan operator tur Cina, dan mengomentari kecelakaan itu “sepenuhnya kesalahan orang Cina yang menyakiti sesama orang Cina.” Pernyataan Wongsuwan ini memancing seruan Cina untuk memboikot Thailand. Dan jika itu dilakukan bisa merugikan Thailand sekitar US$1,5 miliar karena pembatalan perjalanan turis Cina.

Hubungan Vietnam-Cina yang sedang manis-manisnya belakangan juga mengundang protes rakyat setempat, pada Juni tahun lalu. Mereka menentang undang-undang baru yang mengizinkan sewa lahan selama 99 tahun di zona ekonomi khusus kepada Cina. Publik telah mempersepsikan bahwa Partai Komunis yang berkuasa terlalu dekat dengan Beijing. Kondisi itu menyebabkan sumber ketidakstabilan terbesar negara itu.

Kembali ke Indonesia. Hubungan pemerintahan Joko Widodo dengan Cina telah mengundang kegelisaan publik atas membanjirnya tenaga kerja dari Nergeri Tirai Bambu.

Cina telah menjadi investor terbesar ketiga di Indonesia. Poyek-proyek infrastruktur baru yang mencakup pembangkit listrik dan taman industri, pelabuhan, dan infrastruktur lainnya digarap Cina. Para investor ini membawa tenaga kerja dari negeri leluhurnya. Soalnya, Cina menerapkan aturan proyek turnkey. Maknanya, Cina masuk dalam proyek infrastruktur dengan syarat boleh menggunakan produk, alat mesin, dan tenaga kerja dari mereka. Dan kesepakatan inilah yang disetujui Presiden Joko Widodo.

Di sisi lain, Indonesia juga telah menjadikan Cina sebagai sumber pinjaman baru. Per Oktober 2018, jumlah utang Indonesia ke Cina sebesar Rp252,5 triliun atau US$17,47 miliar.  Cina menjadi sumber utama tempat meminjam bagi Indonesia, setelah Singapura dan Jepang.

Angka-angka utang itu akan tambah menggunung di kemudian hari, jika Jokowi terpilih lagi. Indonesia sudah masuk dalam proyek OBOR. Negeri ini memiliki proyek infrastruktur di bawah skema OBOR yang direncanakan bakal menelan biaya US$201,6 miliar atau Rp2.700 triliun.

Bagi Asia Tenggara, peningkatan kerjasama ekonomi dengan Cina bisa jadi pedang bermata dua. Ambisi investasi Beijing tidak hanya ditujukan untuk pengembangan ekonomi, melainkan juga untuk memperbesar pengaruh geopolitis.

William A Callahan dari London School of Economics menjelaskan, ambisi Cina dengan slogan "Asia for the Asian" adalah retorika baru yang jauh melampaui sekadar kerjasama ekonomi antara negara di kawasan. "Bisa disimpulkan, Xi menganggap komunitas regional sebagai perpanjangan dari negara Cina, atau setidaknya sebagai bagian dari nilai-nilai peradaban Tiongkok," katanya. "Jadi, gagasan, struktur, dan proyek Xi dirancang untuk membangun pengaruhnya di kawasan dan pada tatanan dunia," tambahnya.

Yap Kioe Sheng dari University of Cardiff juga menjelaskan, prakarsa baru Cina memang tidak hanya menyasar pada perdagangan, namun pada tingkat yang lebih tinggi, yaitu perubahan geopolitik. Maka tidaklah berlebihan, jika banyak pihak yang curiga bahwa ada tangan-tangan Cina yang ikut bermain dalam pemilu Indonesia..Selanjutnya

Polri: Yang Menyebarkan Video Aksi Penembakan sadis di masjid Selandia Baru Akan Kami Tangkap


OPERAIND- Video yang menampilkan aksi penembakan sadis di masjid Christchurch, Selandia Baru, telah menyebar luas di berbagai platform media sosial. Banyak pengguna internet yang malah menyebar ulang video itu, padahal teroris sengaja merekam aksinya untuk menebar ketakutan.

Baca Juga: Agum Gumelar: Jika Prabowo Masih "Manusia" Seharusnya Kuburan Para Korban Culik 98 Kasih Tau ke Publik!!

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat tidak menyebarkan video tersebut, baik berupa foto, gambar, maupun video.



loading...



Ferdinandus Setu, Plt Kepala Biro Humas Kominfo, mengatakan konten video yang mengandung aksi kekerasan merupakan konten yang melanggar Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas UU No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Menurutnya, Kominfo akan terus melakukan pemantauan dan pencarian situs dan akun yang mengunggah video tersebut menggunakan mesin AIS setiap dua jam sekali. Mesin AIS merupakan mesin milik Kominfo yang berfungsi mendeteksi dan menyaring konten negatif di internet.

Baca Juga: Maruf Amin: Saya Ini Ibarat Kapal Nabi Nuh, InsyaAllah Umat akan selamat dunia akhirat Jika Memilih Saya

"Selain itu, Kementerian Kominfo juga bekerja sama dengan Polri untuk menelusuri akun-akun yang menyebarkan konten negatif berupa aksi kekerasan," ungkap Ferdinandus, dalam siaran pers yang diterima kumparan.

Untuk mencegah penyebaran yang lebih luas, Kominfo mengajak masyarakat untuk melaporkan konten berisi aksi penembakan di Christchurch ini melalui aduankonten.id atau akun Twitter @aduankonten.



loading...



Sementara itu, Menteri Kominfo Rudiantara mengungkapkan pemerintah telah menjaring lebih dari 500 video penembakan di masjid Christchurch di berbagai platform media sosial. Rudiantara mengungkapkan Kominfo telah bekerja sama dengan Facebook, Instagram, dan Twitter, untuk terus menjaring dan menghapus video yang menyebar di platform-nya.

"Kami mengimbau agar masyarakat tidak ikut menyebarkan video atau tautan terhadap konten kekerasan yang brutal tersebut. Kominfo akan terus memantau dan mengupayakan dengan maksimal penapisannya," ujar Rudiantara.

Hingga berita ini ditayangkan, korban meninggal dari penembakan yang terjadi pada Jumat (15/3) ini adalah sebanyak 49 jiwa, sementara puluhan lainnya luka-luka. Total empat orang yang diduga sebagai pelaku penembakan telah diringkus oleh polisi, termasuk Brenton Tarrant, warga negara Australia yang menyiarkan aksi penembakannya di Facebook.

Sumber: https://kumparan.com/@kumparantech/kominfo-dan-polri-telusuri-akun-yang-sebar-video-teror-di-christchurch-1552648337619826608?utm_medium=post&utm_source=Facebook&utm_campaign=int&fbclid=IwAR0Ntmewh8Nh7aXBZN7Elp41SubdLT03udcJWi0I0dgthgNMrgaMUWJdWS8

Ketua KPU: China dan Rusia Retas Pangkalan Data KPU Untuk manipulasi Daftar Pemilihan Palsu


OPERAIND- Sejumlah peretas dari China dan Rusia menyerang pangkalan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam usaha mengacaukan pemilu presiden mendatang, demikian diungkapkan Ketua KPU Arief Budiman.

Sebagaimana diungkap Bloomberg, Arief mengatakan, serangan yang dilakukan para peretas itu termasuk usaha memodifikasi atau memanipulasi isi pangkalan data itu, seperti menciptakan daftar pemilih palsu.



loading...



Menurut Arief serangan itu tidak hanya dilakukan setiap hari tapi juga setiap jam. Ia mengungkapkan, tidak jelas apakah serangan itu ditujukan untuk mengacaukan Indonesia atau membantu salah satu kandidat untuk memenangkan pemilu. Namun, katanya, perilaku para pemilih bisa diubah bila legitimasi KPU diguncang.

Kementerian Luar Negeri China mengeluarkan pernyataan yang membantah tudingan Indonesia itu. Pernyataan itu mengatakan, Beijing tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain dan menentang keras peretasan.

Indonesia sejauh ini belum mengungkap bukti dugaan itu, tapi China mengatakan bersedia bekerjasama memerangi aksi peretasan itu kalau memang benar terjadi.

Rusia membantah melakukan serangan cyber di Indonesia. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, negaranya tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain, khususnya proses pemilihan. “Kita tidak senang bila itu dilakukan terhadap negara kami dan kami tidak pernah melakukan itu,” kata Peskov kepada wartawan, Rabu (13/3).



loading...



Juru bicara kubu kampanye Presiden Joko Widodo menolak berkomentar mengenai peretasan pangkalan data KPU, dan tuduhan penipuan daftar pemilih yang dikemukakan tim kampanye calon presiden Prabowo Subianto.

Sumber: https://www.voaindonesia.com/a/indonesia-tuding-china-dan-rusia-retas-pangkalan-data-kpu/4827300.html

Senin, 11 Maret 2019

Tolak Berunding Dengan PBB, TNI Kirim 600 Prajurit Untuk Gempur OPM


OPERAIND- Potensi ancaman dari Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) Papua makin meningkat. Beberapa hari lalu, tiga prajurit TNI gugur diberondong peluru pasukan yang biasa dikenal Organisasi Papua Merdeka (OPM) itu.
Karena itu, untuk mengamankan kondisi di Papua, TNI mengirim 600 pasukan tambahan. Mereka akan ditugaskan untuk menjaga pembangunan jalan Trans Papua dari Wamena sampai Mumugu.


loading...



Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Infanteri Muhammad Aidi menjelaskan, pasukan tambahan tiba di Timika pada Sabtu (9/3). Namun, mereka belum bisa digerakkan ke lokasi pembangunan jalan Trans Papua.

”Kita masih melihat pasang surut situasi,” ungkap dia saat diwawancarai Jawa Pos.

Situasi yang dimaksud Aidi adalah menyangkut kondisi cuaca. Dia menyampaikan, pihaknya tidak bisa memaksakan diri mengirim pasukan dengan cuaca di Timika saat ini. Sebab, medan yang mereka lalui berat.

Baca Juga: Prabowo: Jika Saya Terpilih, Saya Bersumpah Akan Bongkar Dalang Kasus 98 

"Rencananya dari Timika pasukan tambahan berjumlah 600 personel dikirim ke Nduga lewat Asmat. Mereka akan lewat sungai sampai Nduga. Setelah itu melalui perjalanan darat ke lokasi pembangunan jalan Trans Papua," terangnya.

Data yang dia miliki menyebutkan ada sekitar 21 jembatan yang harus diawasi oleh prajurit TNI. Semuanya berada di jalan Trans Papua yang membentang dari Wamena sampai Mumugu.

Apabila kondisi cuaca sudah memungkinkan, Aidi mengungkapkan bahwa 600 prajurit itu akan mulai digerakkan Senin (11/3). ”Perjalanan bisa tiga hari,” beber Aidi.

loading...



Lebih lanjut Aidi juga meminta kepada seluruh prajurit tersebut, Kodam XVII/Cendrawasih sudah meminta agar mereka lebih waspada. Mengingat potensi ancaman masih ada. Meski sebagian besar wilayah Nduga sudah dikuasi oleh TNI dan Polri. Namun KKSB masih kerap melancarkan aksi.

Terakhir mereka baku tembak dengan Satgas Penegakan Hukum yang sedang membuka jalan untuk ratusan pasukan tambahan masuk ke Nduga. Dalam baku tembak tersebut, tiga anggota TNI AD gugur.

Sedangkan dari pihak KKSB, Aidi menyebut ada tujuh sampai sepuluh anggota KKSB meninggal dunia. Mengingat potensi ancaman yang masih ada, pasukan tambahan yang sudah berada di Timika di minta ekstra waspada.

Baca juga: Menhan: Jika masih ada Ulama Atau Ustadz Bilang Kafir Saat Ceramah, Silahkan Laporkan

Sementara Juru Bicara TPNPB – OPM Sebby Sambom menuturkan, pernyataan pemerintah Indonesia bahwa ada 10 anggota TPNPB – OPM yang meninggal dunia dan merampas tujuh pucuk senjata tidaklah benar.

Dia mengklaim, senjata yang dipakai TPNPB – OPM justru bertambah empat pucuk. Karena mendapat rampasan dari TNI. ”Itu yang terjadi,” ujar Sebby dalam keterangan tertulisnya.

Menurut dia, perang gerilya yang dilakukan akan terus terjadi. Kecuali, pemerintah Indonesia mau berunding den.. Selanjutnya..

Sumber: JAWA POS