Tampilkan postingan dengan label KPU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KPU. Tampilkan semua postingan

Selasa, 12 Maret 2019

Ketua KPU: China dan Rusia Retas Pangkalan Data KPU Untuk manipulasi Daftar Pemilihan Palsu


OPERAIND- Sejumlah peretas dari China dan Rusia menyerang pangkalan data Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam usaha mengacaukan pemilu presiden mendatang, demikian diungkapkan Ketua KPU Arief Budiman.

Sebagaimana diungkap Bloomberg, Arief mengatakan, serangan yang dilakukan para peretas itu termasuk usaha memodifikasi atau memanipulasi isi pangkalan data itu, seperti menciptakan daftar pemilih palsu.



loading...



Menurut Arief serangan itu tidak hanya dilakukan setiap hari tapi juga setiap jam. Ia mengungkapkan, tidak jelas apakah serangan itu ditujukan untuk mengacaukan Indonesia atau membantu salah satu kandidat untuk memenangkan pemilu. Namun, katanya, perilaku para pemilih bisa diubah bila legitimasi KPU diguncang.

Kementerian Luar Negeri China mengeluarkan pernyataan yang membantah tudingan Indonesia itu. Pernyataan itu mengatakan, Beijing tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain dan menentang keras peretasan.

Indonesia sejauh ini belum mengungkap bukti dugaan itu, tapi China mengatakan bersedia bekerjasama memerangi aksi peretasan itu kalau memang benar terjadi.

Rusia membantah melakukan serangan cyber di Indonesia. Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov mengatakan, negaranya tidak mencampuri urusan dalam negeri negara lain, khususnya proses pemilihan. “Kita tidak senang bila itu dilakukan terhadap negara kami dan kami tidak pernah melakukan itu,” kata Peskov kepada wartawan, Rabu (13/3).



loading...



Juru bicara kubu kampanye Presiden Joko Widodo menolak berkomentar mengenai peretasan pangkalan data KPU, dan tuduhan penipuan daftar pemilih yang dikemukakan tim kampanye calon presiden Prabowo Subianto.

Sumber: https://www.voaindonesia.com/a/indonesia-tuding-china-dan-rusia-retas-pangkalan-data-kpu/4827300.html

Selasa, 12 Februari 2019

Kotak Suara Rusak Parah!! Ketua KPU: Tidak Masalah, Cina Selalu Siap Membantu Kita


OPERAIND- Ketua Komisi Pemilihan Umum ( KPU ) Arief Budiman akan mengganti seluruh temuan kotak suara yang rusak di Cirebon, Jawa Barat. Kotak suara yang ditemukan di Cirebon diketahui penyok dan lembab.

"Ya enggak apa-apa, kalau ada yang rusak karena bencana alam ya kita ganti. Ada banjir, kebakaran, gempa bumi, ya diganti pakai uang negara," lagian Cina juga siap minjami dana kok ujar Arief saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Senin (11/2/2019).



loading...



Arief menyebut pihaknya sudah bekerja sesuai dengan prosedur. Dimulai dari tempat penyimpanan kotak suara. Namun KPU tidak bisa menjamin kotak surat suara tidak akan rusak jika ada bencana alam datang.

"SOP sudah kita buat, mulai dari produksi, distribusinya sampai pada penyimpanannya, tetapi kalau ada bencana alam banjir gempa bumi, memang kamu bisa menghindar? Kan tidak," terangnya.

Sebelumnya, kotak suara Pemilu 2019 di Banten dan Jawa Barat rusak. Badan Pengawas Pemilihan Umum atau Bawaslu menemukan kerusakan logistik pemilu di sejumlah daerah saat melakukan sidak ke beberapa gudang penyimpanan.

Anggota Bawaslu Mochammad Afifuddin menerima laporan kerusakan logistik di daerah Jawa Barat dan Banten.

“Untuk kotak suara di Jawa Barat. Kemarin Banten pokoknya logistik lah sama yang lain (rusak),” kata Afifuddin di Kantor Bawaslu, (3/2/2019).



loading...



Afifuddin menerangkan, kotak suara Pemilu 2019 rusak karena lembap sehingga mudah penyok begitu juga dengan segelnya. Namun demikian Bawaslu belum menerima jumlah total kerusakan logistik pemilu tersebut.