Sabtu, 16 Februari 2019

Utang Indonesia Naik Jadi Rp 5.275 T, Jokowi: Maaf Itu Bukan Urusan Saya, Saya Hanya Melanjutkan


OPERAIND-  Bank Indonesia mencatat utang luar negeri Indonesia pada akhir triwulan IV 2018 sebesar US$376,8 miliar atau setara dengan Rp5.312 triliun (asumsi kurs Rp14.100 per dolar AS). Angka ini terdiri dari utang pemerintah dan bank sentral sebesar US$186,2 miliar serta utang swasta, termasuk BUMN, sebesar US$190,6 miliar.

Baca Juga: Maruf Amin: Yang Mau Selamat Dunia Akhirat Ya Harus Pilih Saya!!

Berdasarkan catatan BI, posisi utang luar negeri itu meningkat US$17,7 miliar dibandingkan dengan posisi pada akhir triwulan sebelumnya.


loading...



"Karena neto transaksi penarikan utang luar negeri dan pengaruh penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS sehingga utang dalam rupiah yang dimiliki oleh investor asing tercatat lebih tinggi dalam denominasi dolar AS," tulis BI seperti dikutip dalam laporannya, Jumat, 15 Februari 2019.

Secara tahunan atau year on year (yoy), utang luar negeri Indonesia pada akhir triwulan IV 2018 itu tumbuh 6,9 persen, meningkat dibandingkan dengan pertumbuhan pada akhir triwulan sebelumnya sebesar 4,2 persen (yoy). Peningkatan pertumbuhan utang luar negeri bersumber dari pertumbuhan utang luar negeri pemerintah maupun utang luar negeri swasta.

Baca Juga: Tiket Pesawat Naik, Luhut: Yang Tidak Punya Duit Jangan Protes, Silahkan Naik Getek!!

Posisi utang luar negeri pemerintah pada akhir triwulan IV 2018 tercatat US$183,2 miliar, meningkat US$7,1 miliar dibandingkan dengan posisi pada akhir triwulan sebelumnya. Peningkatan terutama karena kenaikan arus masuk dana investor asing di pasar SBN domestik sejalan dengan perekonomian domestik yang kondusif dan imbal hasil yang tetap menarik. Juga ketidakpastian pasar keuangan global yang sedikit mereda.

"Selain itu, peningkatan tersebut juga dipengaruhi oleh penerbitan SBN (Surat Berharga Negara) valuta asing dalam rangka pre-funding fiskal tahun 2019," tulis BI.



loading...



Secara tahunan, utang luar negeri pemerintah pada akhir triwulan IV 2018 tumbuh 3,3 persen yoy. Sedangkan posisi utang luar negeri swasta pada akhir triwulan IV 2018 meningkat US$10,6 miliar dibandingkan dengan triwulan sebelumnya.

Akumulasi utang pemerintah Indonesia memang satu hal yang perlu disikapi dengan cermat. Pengalaman Yunani telah memberikan pelajaran bagi negara-negara untuk mengevaluasi kembali pendekatan mereka terhadap manajemen utang.

Namun kami tidak melihat masalah utang Indonesia sebagai isu ekonomi yang mengancam. Di masa menjelang pemilihan presiden, persoalan utang Indonesia sepertinya dibesar-besarkan dan dipolitisasi.
Presiden jokowi hanya melanjutkan dari hutang hutang sebelumnya, lagipula dari dulu negara juga sudah banyak hutang.

Rasio utang terhadap PDB Indonesia masih dalam batas yang dapat dikendalikan. Indonesia juga bergerak ke arah yang benar dalam penggunaan utangnya secara efektif. Tiga lembaga internasional pemberi peringkat kredit dalam hal ini sepakat de... Selanjutnya...

Tagar #UninstallJokowi Mendunia, Rocky Gerung: Bukti Rakyat Menginginkan Presiden Baru


OPERAIND- Tiba-tiba saja tagar #UninstallJokowi menjadi trending topic di dunia maya. Gerakan tagar ini seolah menjadi jawaban dari tagar #UninstallBukalapak yang beberapa saat sebelumnya menguasai media sosial Twitter.

Aroma balas dendam politik dibalik trendingnya tagar #UninstallJokowi sangat terasa karena sebagian besar netizen yang menyerukan tagar ini juga mengajak netizen lain untuk tidak memilih calon presiden incumbent Joko Widodo pada pilpres 2019 mendatang.



loading...



Rocky Gerungmengatakan, para penyeru tagar #UninstallJokowi adalah bukti bahwa rakyat sudah cerdas gak mau tertipu serta menginginkan presiden baru..

Jika banyak pihak menilai tagar #UninstallJokowi bernuansa politis, saya justru menilai dari sisi yang sebaliknya. Selain ajakan untuk tidak memilih Jokowi, sebenarnya banyak juga cuitan-cuitan lucu yang mengiringi tagar tersebut. Seperti mengaitkan tagar ini dengan sejenis malware atau virus sehingga meminta pemilik komputer di dunia untuk hati-hati.

Hingga artikel ini ditayangkan, tagar #UninstallJokowi sudah dicuitkan sebanyak 288 ribu kali. Saking mendunianya, banyak netizen asing yang bertanya-tanya ada apa di balik tagar tersebut.

Tanggapan dan pertanyaan dari netizen asing terhadap tagar ini juga seolah menunjukkan bangsa kita itu sebenarnya punya selera humor yang bagus.



loading...



Banyaknya komentar dan cuitan lucu yang mengiringi tagar #UninstallJokowi adalah juga menjadi bukti dari selera humor bangsa kita yang bagus. Bagi orang awam atau yang tidak mengikuti perkembangan berita (terutama politik) di Indonesia, tagar ini jelas membingungkan dan tidak memiliki arti apapun. Uninstall adalah istilah dalam bidang komputer. Bagaimana bisa disandingkan dengan nama manusia (yang tidak mereka kenal)?

Tapi hal ini tidak berlaku bagi orang yang punya selera humor bagus. Absurditas tagar ini justru mereka olah dan djadikan bahan lelucon/humor yang bisa membuat kita tertawa dan tersenyum. Bahkan, teman saya yang berbeda pilihan politik pun bisa tersenyum (meskipun saya duga dalam hati dia merasa kesal).

Memiliki selera humor yang bagus berarti bisa tertawa - atau setidaknya melihat humor - dalam absurditas kehidupan. Dengan kata lain, kita memiliki sesuatu yang bisa kita tertawakan, bahkan dalam situasi terburuk sekalipun.

Memiliki selera humor yang baik, sebagaimana atribut keramahan dan kesopanan, adalah salah satu penghantar besar dari roda interaksi sosial. Humor dapat membuat sebuah kritik bisa disampaikan dengan lebih enak.

Dengan humor, alih-alih marah dan menggunakan kata-kata kasar, arti dari kalimat kritik itu bisa diterima tanpa rasa bersalah. Dengan humor, orang bisa mengatakan sesuatu yang terlihat berat menjadi lebih ringan. Sebuah lelucon sering bisa mengatakan kebenaran yang sulit untuk dikatakan dalam bentuk aslinya.

Bagi pihak oposisi atau yang tidak mendukung Jokowi, tagar #UninstallJokowi bisa dianggap sebagai sebuah kritik dalam bentuk humor. Mereka mengkritik kegagalan Jokowi dan melontarkan harapan terjadinya suksesi kepemimpinan dalam pilpres 2019 nanti.

Alih-alih menyuarakan secara langsung seperti tagar #2019GantiPresiden, mereka justru menunggangi momen dari tagar #UninstallBukalapak yang terlebih dahulu menjadi trending topic. Bukankah ini kreatif dan menunjukkan selera humor yang bagus?

Sulit lho untuk menunggangi momen tertentu dan menjadikannya kendaraan untuk mencapai sebuah tujuan (dalam kasus tagar ini tujuannya adalah sebagai bentuk kampanye). Biasanya, proses kreatif dalam memunculkan ide-ide kampanye seperti ini hanya bisa dilakukan oleh seorang copywriter yang jempolan. Dan menurut David Ogilvy, biangnya copywriter di dunia advertising, salah satu syarat seorang copywriter yang bagus adalah dia harus memiliki selera humor yang bagus pula.

Bagi pendukung calon presiden incumbent, mereka mungkin tidak terima tagar ini dianggap sebagai lelucon. Mereka -- dengan sensitivitas yang sangat tinggi -- melihat munculnya tagar ini tak lain adalah bagian dari upaya mendegradasikan sosok Jokowi.

Dengan sensitivitas yang tinggi pula pendukung Jokowi menghakimi cuitan Achmad Zaky sebagai bentuk rasa tidak tahu terima kasih pada pemerintah (Jokowi) yang punya peran besar dan sudah banyak membantu keberhasilan startup unicorn seperti Bukalapak. Hingga mereka memunculkan ungkapan "Bukalapak sudah menjadi Lupabapak".

Tapi dengan selera humor yang tinggi pula, pihak oposisi justru membalikkan dan mengembalikan ungkapan tersebut dengan pertanyaan sederhana, "yang Lupabapak siapa ya?"

Kiranya tak perlu dijawab pertanyaan mereka ini. Cukuplah ditangkap dengan selera humor yang bagus, supaya syaraf-syaraf kita yang tegang akibat kontestasi politik bisa sedikit mengendur. Agar otot-otot wajah kita bisa bisa kembali memunculkan sebuah senyuman ramah pada siapapun juga, senyuman yang sudah sekian lama hilang akibat perpecahan yang kita timbulkan sendiri.

POLRI Bersikeras Bahwa Pembacok Warga saat Shalat di Mesjid Mengalami Gangguan Jiwa, Faktanya..



OPERAIND,- Maslikin alias Mas (54) seketika tewas usai diserang menggunakan kapak saat tengah salat di masjid. Pelaku yang merupakan tetamgga korban bernama Kurnaevi (35), disebut polisi mengalami gangguan kejiawaan.

"Dari keterangan dokter yang pernah merawat. Pelaku ini mengalami gangguan jiwa sejak empat tahun lalu," ucap Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo kepada wartawan, Jumat (15/2/2019).


loading...


Dari keterangan dokter jiwa yang sempat merawatnya, jelas Hartoyo, Kurnaevi mengalami gangguan kejiwaan sejak diceraikan sang istri pada 2015 lalu. Kurnaevi baru mendapat penanganan dokter kejiwaan, Edi Soekanda, di Tanjungsari, Kabupaten Sumedang, pada 2018 lalu.

"Pelaku ini dua kali ditangani oleh dokter jiwa. Pada Mei 2018 dan Juni 2018. Bulan Juni inilah yang terakhir. Harusnya setiap bulan kontrol, tapi karena enggak punya biaya, jadi enggak kontrol," kata Hartoyo.

Hartoyo menjelaskan, Kurnaevi yang mengalami ganguan jiwa kerap kali berhalusinasi. Saat pelaku menghabisi Maslikin yang tengah salat, dia mengaku mendapat bisikan gaib. Kurnaevi mengaku mendapat bisikan jika Maslikin telah berselingkuh dengan mantan istrinya.


loading...


Peristiwa berdarah yang menewaskan Maslikin ini terjadi di Masjid Miftahul Falah, Dusun Salam, Desa Sindangsari, Kecamatan Sukasari, Kabupaten Sumedang, Kamis (14/2), sekitar pukul 19.30 WIB. Korban tewas bersimbah darah usah diserang kapak oleh pelaku..Selanjutnya

Jumat, 15 Februari 2019

(VIDEO) Soal Jokowi Ingkar Janji, UAS: Justru Presiden Jokowi Memberi Lebih Dari Yang Dijanjikan Untuk Indonesia


OPERAIND- Ustadz Abdul Somad (UAS) menjawab pertanyaan salah seorang jammahnya tentang kepemimpinan Presiden Jokowi.

Baca Juga: Ma'ruf Amin: Memilih Saya & Pak Jokowi Sama Saja Sudah Mengantongi Tiket Surga

"Bagaimana pendapat ustadz tentang kepemimpinan Presiden Jokowi?" demikian isi pertanyaan jamaah yang dibacakan UAS dalam sebuah pengajian.


loading...


"Mantap!," jawab UAS dengan cepat.

Jawaban Ustadz Abdul Somad itu langsung membuat jamaahnya tertawa.

UAS pun menjelaskan mengapa ia memberikan penilaian itu kepada Presiden Jokowi.
UAS pun menyebutkan janji Jokowi yang dinilainya mantap bahkan belum pernah ada di dunia.
UAS pun mengatakan bahwa Jokowi telah memberikan lebih dari yang ia janjikan kepada Indonesia.

Baca Juga: Maruf Amin: Yang Mau Selamat Dunia Akhirat Ya Harus Pilih Saya!!

"Akan dibuat tol dalam air, Kereta api dalam air, Mana ada pernah itu sejak jaman Majapahit, Kerajaan Demak, belum pernah ada. Baru pada jaman presiden Jokowi," timpalnya.


loading...


Ia pun berdoa agar janji tersebut akan segera direalisasikan.

Berikut videonya:





Sumber: TRIBUNMANADO

Dubes China: Selama Ini Pekerja Kami Telah Ikut Membangun Indonesia, Seharusnya Ada Rasa Terimakasih!!

Foto: Dubes China Xiao Qian saat memberikan pidatonya tentang pembangunan Indonesia

OPERAIND- Duta Besar China untuk Indonesia mengatakan ribuan pekerja asal negaranya datang untuk membantu membangun Indonesia.

Baca Juga: Utang Indonesia Naik Jadi Rp 5.275 T, Jokowi: Maaf Itu Bukan Urusan Saya, Saya Hanya Melanjutkan

Pekerja yang didatangkan juga merupakan para ahli di bidangnya, seharusnya masyarakat indonesia berterimakasih kepada kami yang secara besar besaran telah membantu indonesia sesuai tenaga maupun materi ujar Dubes China.


loading...


Pernyataan ini disampaikan Dubes China Xiao Qian menyusul laporan membanjirnya tenaga kerja asing (TKA) China di beberapa wilayah Indonesia, salah satunya di pertambangan Morowali, Sulawesi Tengah.
"Ada beberapa ribu orang (China) yang bekerja di Indonesia, teknisi, ahli, dan juga buruh.

Mereka membantu membangun Indonesia," kata Xiao kepada kumparan, Rabu (30/5).

"Karena ada kerja sama dan proyek. Untuk memulai proyek ini, Anda butuh para ahli yang mahir untuk menjalankan instrumen mesin dan lainnya," lanjut Xiao.

Baca Juga: Tagar #UninstallJokowi Mendunia, Rocky Gerung: Bukti Rakyat Menginginkan Presiden Baru

Berdasarkan data yang diperoleh dari Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kabupaten Morowali, jumlah TKA China di Morowali mencapai 3.113 orang.

Perusahaan tambang nikel yang beroperasi di Morowali, PT Indonesia Morowali Industrial Park (PT IMIP), mempekerjakan sebanyak 2.145 TKA China, seperti dikutip Antara.

Karena banyaknya TKA China di Morowali, lantas muncul istilah "Guangzhou-nya Indonesia". Muncul juga kekhawatiran lahan pekerjaan yang direbut para TKA dari warga lokal.


loading...


Namun menurut Dubes Xiao kekhawatiran itu tidak perlu. Dia mengatakan, saat ini mereka tengah berproses untuk melatih pekerja lokal untuk bisa mengerjakan pekerjaan yang saat ini dilakukan TKA.

"Menggunakan buruh dari China lebih mahal. Berangsur-angsur kami akan pakai pekerja Indonesia," kata dia.

Baca Juga: (VIDEO) Soal Jokowi Ingkar Janji, UAS: Justru Presiden Jokowi Memberi Lebih Dari Yang Dijanjikan Untuk Indonesia

Dia juga mengatakan bahwa porsi pekerja lokal pada ribuan perusahaan China yang berinvestasi di Indonesia jauh lebih besar. Salah satu contohnya adalah Bank of China yang punya cabang di beberapa kota di Indonesia.

"Bank of China di kantor Jakarta punya puluhan pekerja China, tapi ratusan pegawai lokal. Di cabang Medan dan Surabaya bahkan seluruhnya pekerja lokal, tidak ada pekerja China," tutur Xiao.
"Di Morowali ada ribuan teknisi dari China. Tapi ada lebih da.. Selanjutnya..

Ridwan Kamil Sebut Hanya "Kecurangan" Yang Mengalahkan Jokowi!!



OPERAIND,- BEREDAR tulisan atau artikel yang diklaim ditulis oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Tulisan yang dianggap menyesatkan tersebut beredar di WhatsApp dan Facebook (FB).

Seperti yang diposting oleh akun FB Tigor Pandapotan Siahaan (https://web.archive.org/web/20190212102956/https://www.facebook.com/tigorps/posts/10212412995071098). Seperti di bawah ini:


loading...


*"NIAT BUSUK KUBU SEBELAH SEJAK 2014"*

_(oleh : Ridwan Kamil)_

Saya masih ingat betul ketika pak Jokowi maju pilpres tahun 2013. Berbagai fitnah dilayangkan agar beliau GAGAL mjd presiden. Mulai dari FITNAH HERIBERTUS, AGEN KOMUNIS, ANAK PKI, PENDUKUNG ZIONIST, BONEKA PARTAI, MISSIONARIS, UTUSAN GEREJA VATIKAN, PETRUK GILA JABATAN, KODOK, KORUPTOR BUS TRANS JAKARTA, dsb....

Sebagai relawan belakang layar, saya sering menangisi hinaan2 tsb... sebab grup2 BBM alumni sekolah begitu kejam melontarkan hinaaan dan fitnah2 tsb.... bahkan teman2 kantor juga begitu keji menuliskan hinaan2nya di media sosial...

Saya masih ingat betul ketika pak Jokowi menang pilpres tahun 2014.

Berbagai upaya mereka lakukan agar pak Jokowi BATAL DILANTIK... yaitu dengan mendatangkan DUKUN utk mengirim jin2 yg akan mempengaruhi sidang GUGATAN hasil pilpres... membuat statemen2 provokatif dan membuat2 cerita, seolah2 pak Jokowi MENANG CURANG dg mengatakan bhw ada bukti2 kuat sebanyak 10 mobil kontainer yg siap MEMBATALKAN KEMENANGAN PAK JOKOWI....


loading...


Di pengadilan pun mereka tak segan2nya mendatangkan SAKSI2 PALSU yg langsung terdeteksi kepalsuannya saat itu juga, berkat media sosial yg byk meninggalkan jejak2 para saksi tsb....

Saya masih ingat betul ketika pak Jokowi telah dilantik dan menjadi presiden yg SAH. Berbagai upaya dilakukan kubu sebelah utk MELENGSERKAN pak Jokowi.

Dari mulai kata2 pedas spt presiden PLONGA PLONGO, PLINPLAN, GAK PANTES JADI PRESIDEN, MALU2IN INDONESIA, GAK COCOK PAKE JAS, ISTRINYA KAYAK PEMBANTU, BAHASA INGGRIS BLEPOTAN, PRESIDEN BONEKA, HOBI PENCITRAAN, PRESIDEN YG MENDATANGKAN BENCANA DI TANAH SUCI, PRESIDEN YG GAK DISAMBUT DI LN, dsb....

Bahkan ancaman2 IMPEACHMENT dari DPR RI tak sekali duakali diancamkan disetiap hari BURUH Nasional dan international dg alasan TAK MAMPU MEMBERI KESEJAHTERAAN....

Ketika ada BOM meledak di THAMRIN, kubu sebelah bersorak sorai sambil menuding pak Jokowi tak mampu membuat aman negara... sementara kami super sibuk menyemangati orang2 agar BERANI MELAWAN TERORIS dg tulisan dan meme2 ....

Sungguh kami dibuat sibuk dengan ulah kubu sebelah yg bahkan hingga saat ini MENYEBARKAN BERITA2 BURUK TENTANG KINERJA PAK JOKOWI meski tuduhan2 mereka TAK TERBUKTI dan selalu GAGAL menjatuhkan pak JOKOWI....

Siang malam saya tak sempat tidur nyenyak.... dalam tidurpun seolah sy menulis bantahan FITNAH2 mereka krn ada bisikan2 yg mengarahkan sy utk menemukan bantahan2 tsb. Ribuan tulisan sy buat tanpa kenal lelah. Sambil tiduran, disela2 kerja, sebelum dan sesudah sholat, sambil makan siang dan ngemil, ketika berkumpul, ketika sendirian, sampai2 anak2 saya protes keras kenapa sy lebih sibuk dg hape ketimbang memperhatikan mereka.

Setiap detik sangat berharga bagi saya, sebab satu detik adalah satu sabetan pedang kata memusnahkan fitnah2 mereka.... jika telat membuat klarifikasi, akan semakin menggila FITNAH2 mereka.

Kala itu ada Jonru sang RAJA FITNAH yg pengikut robotnya jutaan. Sekali sebar FITNAH, jutaan orang TERPENGARUH DAN PERCAYA. Sementara, pihak kami tidak menemukan sosok semasyhur Jonru di medsos. Namun akhirnya muncul Denny siregar yg bersama saya meramaikan FB dg tulisan2 bantahan yg tajam dan cukup membuat kubu sebelah terguncang.

Saya jadi berfikir, jikalau 02 kalah, kubu mrk masih punya niat melengserkan Jokowi gak ya?

Makanya jangan lagi membiarkan pak Jokowi dikepung FITNAH yg sebagian besar keluar dari BILIK SENAYAN yaitu wakil2 rakyat dari partai OPOSISI yg NYINYIRNYA KIAN MENGGILA hingga saat ini.... *pilih wakil rakyat dari partai yg jelas2 MENDUKUNG BELIAU.....* agar pemerintahan berjalan lancar, aman, dan terkendali.....


#SalamSatuJempol


#JokowiLagi


#01Menang


#2019JokowiPresiden".


Menyikapi hal itu, Ridwan Kamil melalui akun FB-nya yang sudah terverifikasi (https://www.facebook.com/mochamadridwankamil/photos/a.169914043160425/1309339025884582) membantah dan menyatakan tidak pernah menulis artikel tersebut.

Dalam postingannya yang menyertakan tangkapan layar dari tulisan yang sudah dilabeli kata HOAX tersebut, Ridwan Kamil menulis caption sebagai berikut:



Sementara itu, hasil penelusuran Adi Syafitrah, salah seorang member grup FB Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax (FAFHH) menyimpulkan bahwa konten yang diposting Tigor Pandapotan Siahaan itu adalah konten yang menyesatkan. "Setelah melakukan penelusuran, ditemukan sumber pertama yang memuat tulisan tersebut," tulis Adi dalam debunk-nya.

Akun facebook yang dimaksud dengan nama Djati Sahara "Akun Djati Sahara memposting sebuah video dengan narasi seperti di atas, namun tanpa kalimat Oleh Ridwan Kamil," tutup Adi.(ull/kha)..Selanjutnya

KPU Beri Peringatan Keras Pada Prabowo, Tak Boleh Kampanye di Tempat Ibadah


OPERAIND,- Komisi Pemilihan Umum menjawab normatif menyikapi polemik tentang keputusan takmir Masjid Agung atau Masjid Kauman Semarang menolak agenda calon presiden Prabowo Subianto salat Jumat di masjid itu.

Menurut KPU, pada dasarnya setiap orang boleh beribadah di mana pun. Begitu juga tak ada larangan bagi Prabowo salat berjemaah Jumat di Masjid Kauman Semarang asalkan memang hanya untuk beribadah, tidak disisipi agenda kampanye politik.


loading...


"Yang tidak boleh itu adalah di tempat ibadah berkampanye. Orang beribadah di negara ini dilindungi negara," kata komisinoer KPU Wahyu Setiawan di Jakarta, Kamis, 14 Februari 2019.

Wahyu menegaskan, kebebasan menjalankan ibadah dan keyakinan beragama adalah hak asasi manusia yang harus dihormati. Hak Prabowo beribadah salat Jumat pun mesti dihormati. Namun wajib diingat juga status Prabowo sebagai calon presiden agar tidak berkampanye di tempat ibadah.

"Beribadah boleh, tapi tidak boleh menjadikan tempat ibadah sebagai tempat kampanye. Itulah yang melanggar ketentuan yang berlaku," katanya.

Prabowo tetap datang

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso, memastikan sang calon presiden tetap datang ke Semarang meski ada larangan soal Jumat di Masjid Agung kota itu.

Agenda utama Prabowo ke Semarang sesungguhnya berbicara dalam sebuah forum seminar di Hotel PO, yang lokasinya dekat dengan Masjid Kauman. Prabowo juga menginap di hotel itu, dan karena lokasinya dekat Masjid Kauman, calon presiden nomor 02 itu sekalian dijadwalkan salat Jumat di sana.


loading...


Priyo, yang juga Sekretaris Jenderal Partai Berkarya, mengaku kaget saat ada pernyataan dari takmir Masjid Agung yang melarang Prabowo solat Jumat di sana. Sebab setiap orang berhak solat Jumat di masjid itu.

Alasan pengurus Masjid menolak Prabowo karena khawatir politisasi atau dimanfaatkan untuk berkampanye, menurut Priyo, sebetulnya tak berdasar. Prabowo maupun tim pemenangan pun cukup memahami aturan pemilu yang melarang berkampanye di tempat ibadah, termasuk masjid.

"Toh, kalau di masjid, Pak Prabowo enggak bakal pidato politik, kampanye. Kan kita tahu rambu-rambu dari KPU, Bawaslu," ujar mantan wakil ketua DPR RI itu.

Bukan menolak Prabowo

Ketua Masjid Kauman Semarang, Hanief Ismail, sebelumnya membantah kabar yang menyebutkan bahwa dia menolak Prabowo Subianto salat Jumat di masjidnya. Keberatan takmir masjid sebetulnya karena penyebaran pamflet dan spanduk tentang agenda salat Jumat capres nomor 02 itu.

"Yang menjadi keberatan kami adanya pamflet dan spanduk. Bukan kami menolak Pak Prabowo. Jadi intinya keliru kalau menolak," kata Hanief saat ditemui di Semarang, Kamis, 14 Februari.

Hanief menganggap kegiatan salat Jumat bersifat ibadah yang harus disterilkan dari kepentingan politik atau dimanfaatkan untuk kepentingan politik. Pamflet-pamflet maupun spanduk itu menimbulkan kesan bagi masyarakat seolah kegiatan ibadah di masjid dipolitisasi.

Memang benar bahwa pengurus masjid mendapat pemberitahuan lisan dari tim Prabowo tentang rencana kegiatan salat Jumat itu. Pengurus Masjid pun mempersilakan saja. Tetapi pemasangan pamflet dan spanduk memang tak dikoordinasikan dan justru itulah yang menjadi pokok keberatan pengurus Masjid.

Hanief mengingatkan lagi bahwa keberatannya ialah unsur politisasinya, bukan salat Jumat-nya. Lagi pula pengurus Masjid tak ingin dikesankan berpihak pada kelompok politik tertentu dan menentang kelompok yang lain.