Jumat, 15 Februari 2019

Ridwan Kamil Sebut Hanya "Kecurangan" Yang Mengalahkan Jokowi!!



OPERAIND,- BEREDAR tulisan atau artikel yang diklaim ditulis oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Tulisan yang dianggap menyesatkan tersebut beredar di WhatsApp dan Facebook (FB).

Seperti yang diposting oleh akun FB Tigor Pandapotan Siahaan (https://web.archive.org/web/20190212102956/https://www.facebook.com/tigorps/posts/10212412995071098). Seperti di bawah ini:


loading...


*"NIAT BUSUK KUBU SEBELAH SEJAK 2014"*

_(oleh : Ridwan Kamil)_

Saya masih ingat betul ketika pak Jokowi maju pilpres tahun 2013. Berbagai fitnah dilayangkan agar beliau GAGAL mjd presiden. Mulai dari FITNAH HERIBERTUS, AGEN KOMUNIS, ANAK PKI, PENDUKUNG ZIONIST, BONEKA PARTAI, MISSIONARIS, UTUSAN GEREJA VATIKAN, PETRUK GILA JABATAN, KODOK, KORUPTOR BUS TRANS JAKARTA, dsb....

Sebagai relawan belakang layar, saya sering menangisi hinaan2 tsb... sebab grup2 BBM alumni sekolah begitu kejam melontarkan hinaaan dan fitnah2 tsb.... bahkan teman2 kantor juga begitu keji menuliskan hinaan2nya di media sosial...

Saya masih ingat betul ketika pak Jokowi menang pilpres tahun 2014.

Berbagai upaya mereka lakukan agar pak Jokowi BATAL DILANTIK... yaitu dengan mendatangkan DUKUN utk mengirim jin2 yg akan mempengaruhi sidang GUGATAN hasil pilpres... membuat statemen2 provokatif dan membuat2 cerita, seolah2 pak Jokowi MENANG CURANG dg mengatakan bhw ada bukti2 kuat sebanyak 10 mobil kontainer yg siap MEMBATALKAN KEMENANGAN PAK JOKOWI....


loading...


Di pengadilan pun mereka tak segan2nya mendatangkan SAKSI2 PALSU yg langsung terdeteksi kepalsuannya saat itu juga, berkat media sosial yg byk meninggalkan jejak2 para saksi tsb....

Saya masih ingat betul ketika pak Jokowi telah dilantik dan menjadi presiden yg SAH. Berbagai upaya dilakukan kubu sebelah utk MELENGSERKAN pak Jokowi.

Dari mulai kata2 pedas spt presiden PLONGA PLONGO, PLINPLAN, GAK PANTES JADI PRESIDEN, MALU2IN INDONESIA, GAK COCOK PAKE JAS, ISTRINYA KAYAK PEMBANTU, BAHASA INGGRIS BLEPOTAN, PRESIDEN BONEKA, HOBI PENCITRAAN, PRESIDEN YG MENDATANGKAN BENCANA DI TANAH SUCI, PRESIDEN YG GAK DISAMBUT DI LN, dsb....

Bahkan ancaman2 IMPEACHMENT dari DPR RI tak sekali duakali diancamkan disetiap hari BURUH Nasional dan international dg alasan TAK MAMPU MEMBERI KESEJAHTERAAN....

Ketika ada BOM meledak di THAMRIN, kubu sebelah bersorak sorai sambil menuding pak Jokowi tak mampu membuat aman negara... sementara kami super sibuk menyemangati orang2 agar BERANI MELAWAN TERORIS dg tulisan dan meme2 ....

Sungguh kami dibuat sibuk dengan ulah kubu sebelah yg bahkan hingga saat ini MENYEBARKAN BERITA2 BURUK TENTANG KINERJA PAK JOKOWI meski tuduhan2 mereka TAK TERBUKTI dan selalu GAGAL menjatuhkan pak JOKOWI....

Siang malam saya tak sempat tidur nyenyak.... dalam tidurpun seolah sy menulis bantahan FITNAH2 mereka krn ada bisikan2 yg mengarahkan sy utk menemukan bantahan2 tsb. Ribuan tulisan sy buat tanpa kenal lelah. Sambil tiduran, disela2 kerja, sebelum dan sesudah sholat, sambil makan siang dan ngemil, ketika berkumpul, ketika sendirian, sampai2 anak2 saya protes keras kenapa sy lebih sibuk dg hape ketimbang memperhatikan mereka.

Setiap detik sangat berharga bagi saya, sebab satu detik adalah satu sabetan pedang kata memusnahkan fitnah2 mereka.... jika telat membuat klarifikasi, akan semakin menggila FITNAH2 mereka.

Kala itu ada Jonru sang RAJA FITNAH yg pengikut robotnya jutaan. Sekali sebar FITNAH, jutaan orang TERPENGARUH DAN PERCAYA. Sementara, pihak kami tidak menemukan sosok semasyhur Jonru di medsos. Namun akhirnya muncul Denny siregar yg bersama saya meramaikan FB dg tulisan2 bantahan yg tajam dan cukup membuat kubu sebelah terguncang.

Saya jadi berfikir, jikalau 02 kalah, kubu mrk masih punya niat melengserkan Jokowi gak ya?

Makanya jangan lagi membiarkan pak Jokowi dikepung FITNAH yg sebagian besar keluar dari BILIK SENAYAN yaitu wakil2 rakyat dari partai OPOSISI yg NYINYIRNYA KIAN MENGGILA hingga saat ini.... *pilih wakil rakyat dari partai yg jelas2 MENDUKUNG BELIAU.....* agar pemerintahan berjalan lancar, aman, dan terkendali.....


#SalamSatuJempol


#JokowiLagi


#01Menang


#2019JokowiPresiden".


Menyikapi hal itu, Ridwan Kamil melalui akun FB-nya yang sudah terverifikasi (https://www.facebook.com/mochamadridwankamil/photos/a.169914043160425/1309339025884582) membantah dan menyatakan tidak pernah menulis artikel tersebut.

Dalam postingannya yang menyertakan tangkapan layar dari tulisan yang sudah dilabeli kata HOAX tersebut, Ridwan Kamil menulis caption sebagai berikut:



Sementara itu, hasil penelusuran Adi Syafitrah, salah seorang member grup FB Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax (FAFHH) menyimpulkan bahwa konten yang diposting Tigor Pandapotan Siahaan itu adalah konten yang menyesatkan. "Setelah melakukan penelusuran, ditemukan sumber pertama yang memuat tulisan tersebut," tulis Adi dalam debunk-nya.

Akun facebook yang dimaksud dengan nama Djati Sahara "Akun Djati Sahara memposting sebuah video dengan narasi seperti di atas, namun tanpa kalimat Oleh Ridwan Kamil," tutup Adi.(ull/kha)..Selanjutnya

KPU Beri Peringatan Keras Pada Prabowo, Tak Boleh Kampanye di Tempat Ibadah


OPERAIND,- Komisi Pemilihan Umum menjawab normatif menyikapi polemik tentang keputusan takmir Masjid Agung atau Masjid Kauman Semarang menolak agenda calon presiden Prabowo Subianto salat Jumat di masjid itu.

Menurut KPU, pada dasarnya setiap orang boleh beribadah di mana pun. Begitu juga tak ada larangan bagi Prabowo salat berjemaah Jumat di Masjid Kauman Semarang asalkan memang hanya untuk beribadah, tidak disisipi agenda kampanye politik.


loading...


"Yang tidak boleh itu adalah di tempat ibadah berkampanye. Orang beribadah di negara ini dilindungi negara," kata komisinoer KPU Wahyu Setiawan di Jakarta, Kamis, 14 Februari 2019.

Wahyu menegaskan, kebebasan menjalankan ibadah dan keyakinan beragama adalah hak asasi manusia yang harus dihormati. Hak Prabowo beribadah salat Jumat pun mesti dihormati. Namun wajib diingat juga status Prabowo sebagai calon presiden agar tidak berkampanye di tempat ibadah.

"Beribadah boleh, tapi tidak boleh menjadikan tempat ibadah sebagai tempat kampanye. Itulah yang melanggar ketentuan yang berlaku," katanya.

Prabowo tetap datang

Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Priyo Budi Santoso, memastikan sang calon presiden tetap datang ke Semarang meski ada larangan soal Jumat di Masjid Agung kota itu.

Agenda utama Prabowo ke Semarang sesungguhnya berbicara dalam sebuah forum seminar di Hotel PO, yang lokasinya dekat dengan Masjid Kauman. Prabowo juga menginap di hotel itu, dan karena lokasinya dekat Masjid Kauman, calon presiden nomor 02 itu sekalian dijadwalkan salat Jumat di sana.


loading...


Priyo, yang juga Sekretaris Jenderal Partai Berkarya, mengaku kaget saat ada pernyataan dari takmir Masjid Agung yang melarang Prabowo solat Jumat di sana. Sebab setiap orang berhak solat Jumat di masjid itu.

Alasan pengurus Masjid menolak Prabowo karena khawatir politisasi atau dimanfaatkan untuk berkampanye, menurut Priyo, sebetulnya tak berdasar. Prabowo maupun tim pemenangan pun cukup memahami aturan pemilu yang melarang berkampanye di tempat ibadah, termasuk masjid.

"Toh, kalau di masjid, Pak Prabowo enggak bakal pidato politik, kampanye. Kan kita tahu rambu-rambu dari KPU, Bawaslu," ujar mantan wakil ketua DPR RI itu.

Bukan menolak Prabowo

Ketua Masjid Kauman Semarang, Hanief Ismail, sebelumnya membantah kabar yang menyebutkan bahwa dia menolak Prabowo Subianto salat Jumat di masjidnya. Keberatan takmir masjid sebetulnya karena penyebaran pamflet dan spanduk tentang agenda salat Jumat capres nomor 02 itu.

"Yang menjadi keberatan kami adanya pamflet dan spanduk. Bukan kami menolak Pak Prabowo. Jadi intinya keliru kalau menolak," kata Hanief saat ditemui di Semarang, Kamis, 14 Februari.

Hanief menganggap kegiatan salat Jumat bersifat ibadah yang harus disterilkan dari kepentingan politik atau dimanfaatkan untuk kepentingan politik. Pamflet-pamflet maupun spanduk itu menimbulkan kesan bagi masyarakat seolah kegiatan ibadah di masjid dipolitisasi.

Memang benar bahwa pengurus masjid mendapat pemberitahuan lisan dari tim Prabowo tentang rencana kegiatan salat Jumat itu. Pengurus Masjid pun mempersilakan saja. Tetapi pemasangan pamflet dan spanduk memang tak dikoordinasikan dan justru itulah yang menjadi pokok keberatan pengurus Masjid.

Hanief mengingatkan lagi bahwa keberatannya ialah unsur politisasinya, bukan salat Jumat-nya. Lagi pula pengurus Masjid tak ingin dikesankan berpihak pada kelompok politik tertentu dan menentang kelompok yang lain.

Klarifikasi Takmir Masjid, Kami Tak menolak, Cuma Keberatan Jika Masjid Kami Hanya Dijadikan Ajang Kampanye!!


OPERAIND,- Beredar informasi bahwa rencana Prabowo akan melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Semarang (MAS) atau Masjid Kauman Semarang ditolak oleh takmir.

Ketua Masjid Agung Semarang, KH Hanief Ismail, memberikan penjelasan tentang informasi tersebut.


loading...


"Kami tidak pernah melarang siapapun salat di Masjid Agung Semarang," ujar Hanief saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (14/2/2019).

Sebelumnya beredar kabar bahwa KH Hanief Ismail keberatan adanya rencana Prabowo Subianto akan melaksanakan salat Jumat di Masjid Agung Semarang, Jum'at (15/2) besok. Alasannya salat Jumat yang akan diadakan oleh Prabowo itu dinilai mempolitisir ibadah dan memakai masjid untuk kepentingan politik.

Politisasi itu dapat dilihat dari upaya mengerahkan massa dan menyebar pamlfet ke masyarakat agar ikut salah Jumat bersama Prabowo Subianto di masjid tersebut.


loading...


Namun informasi mengenai larangan itu dibantah oleh KH Hanief. Dia menegaskan bahwa pihaknya memang keberatan dengan penyebaran pamfet untuk ajakan salat Jumat bersama capres tersebut.

"Kami hanya merasa keberatan adanya pamflet ajakan salat Jumat bersama Prabowo di Masjid Kauman. Artinya keberatan kami salat dijadikan ajang kampanye atau dipolitisasi," tegasnya..Selanjutnya

Soal Naiknya Harga Pangan, Puan: Jika Rakyat Merasa Tercekik, Silahkan Datang Kerumah, Saya Bantu

Pelajaran dari rasa kemanusiaan sesosok Puan Maharani saat memberikan bantuan kepada rakyat kecil

OPERAIND- Dalam kunjungan kerjanya ke Puskesmas Sekupang, Menko PMK Puan Maharani melakukan dialog dengan masyarakat. Kepada seorang ibu hamil bernama Anita, Menko PMK menerangkan, ibu hamil diwajibkan mengkonsumsi biskuit yang diberikan pemerintah sehari 2 keping. Dengan mengkonsumsinya, akan membuat ibu hamil menjadi lebih sehat sebab isinya mengandung vitamin. Ibu hamil, sebutnya, juga harus memeriksakan kesehatan di layanan kesehatan terdekat.

"Biskuit yang diberikan ini untuk jatah 1 bulan. Setelah habis akan diberikan lagi. Ibu hamil dapat memintanya ke Puskesmas terdekat," jelas Menko PMK dalam siaran pers yang diterima.



loading...



Dalam penyaluran Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Puskesmas Sekupang, Menko PMK menyerahkan secara simbolis kepada dua ibu hamil dan dua balita.

Adapun total PMT yang diberikan di Puskesmas Sekupang sebanyak 891 kg untuk 99 ibu hamil serta 896 kg untuk 83 balita. Selain itu, diberikan pula PKH dan paket bantuan sembako berupa beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, Gula Pasir 1 kg dan Susu Kental Manis 1 buah secara simbolis kepada lima Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Dalam kesempatan itu pula, Menko PMK juga sempat menyerahkan bantuan Alquran dan Buku Bacaan secara simbolis bagi anak-anak Sekupang.

Terkait dengan bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) yang diserahkannya, Menko PMK berpesan agar mempergunakan dengan sebaik-baiknya.

"Harus dibelikan untuk kebutuhan keluarga dan anak utamanya. Jangan untuk jajan atau membeli pulsa,"  jika kalian masih merasa kurang silahkan datang kerumah saya bicara baik baik, pasti saya akan bantu ucap Menko PMK.



loading...



Saya mengatakan ini karna saya memang orangnya tidak tegaan apalagi dengan rakyat kecil, niat saya ikhlas untuk membantu rakyat ujar Menko PMK.

Apalagi bahan pangan seperti beras setiap bulannya naik, sedangkan upah masyarakat hanya pas pasan yang terpenting jika pemerintah menyalurkan dana bantuan mohon untuk masyarakat di pergunakan sebaik mungkin jangan buat foya foya ataupun jajan.

Kamis, 14 Februari 2019

Ma'ruf Amin: Memilih Saya & Pak Jokowi Sama Saja Sudah Mengantongi Tiket Surga


OPERAIND- Calon wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin mengungkap alasan, mengapa kubu Prabowo-Sandiaga sulit meraup suara pesantren dan ulama pada Pemilihan Presiden 2019. Ia menyatakan, karena dua hal tersebut adalah modal utama dia, sebagai bagian dari kultural Nahdlatul Ulama (NU) yang tak bisa dipisahkan.

Baca Juga: Jokowi-Ma'ruf Amin Diprediksi Kalah di Pulau Jawa, Ma'ruf Amin: Umat Islam Bakal Masuk Neraka!
"Itu adalah modal kita, modal kita dari kelompok nasionalis dan kelompok Islam moderat, harus di maintenance jangan sampai diambil orang," kata Ma'ruf di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (5/2/2019).


loading...


Pesantren, lanjut Ma'ruf, memiliki pengaruh besar guna meraup dukungan dalam kontestasi pesta demokrasi. Keberadaan pesantren, jaringan santri dan kiai, memiliki peran vital sebagai lumbung suara.

"Ada kiai-kiai kampung, pesantren yang punya alumni dimana-mana, bukan hanya di Jawa, alumni itu di berbagai di Indonesia, oleh karena itu harus dijaga dan dipelihara," lanjut dia.

Baca Juga: Prabowo Bidik Jateng, Megawati: Pulau Jawa Lumbung Banteng, "Penculik" Jangan Coba-Coba Mendekat!!

Karenanya, meski kubu Prabowo-Sandiaga melakukan hal prakitk serupa, Ma'ruf Amin tetap optimis suara tidak akan bocor dan tetap beralih. Ma'ruf meyakini kultur dan jaringannya sebagai kader Nahdliyin sudah mengakar dan mendarahdaging.

"Pesantren itu kan kulturnya itu kultur NU, mereka akan lebih mendukung representasi NU, jadi kita harus jaga supaya tetap di 01, jangan sampai diambil 02," Ma'ruf menandasi.

Safari Politik ke Jateng

Calon wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin melanjutkan safari politik ke Semarang, Jawa Tengah, Senin 4 Januari 2019. Pondok Pesantren Bugen Al-Itqon, Tlogosari, menjadi tempat pertama persinggahan mustasyar PBNU ini.

Pantauan di lokasi, Ma'ruf Amin tiba pukul 09.00 WIB. Kedatangannya langsung disambut antusias para santri. Lewat kamera ponsel mereka, momen kedatangan pasangan Jokowi dalam Pilpres 2019 ini dielukan.


loading...


Pimpinan Ponpes Al-Itqon KH Harits Shodaqoh yang sudah menanti bersama para kiai setempat, langsung mengajak Ketum MUI ini singgah di ruang penyambutan sebelum memasuki aula untuk memberi kata sambutan.

Seperti kedatangan Ma'ruf Amin pada umumnya, lagu kebangsaan Indonesia dan "Ya Lal Wathon" langsung bergema secara bergantian, sebelum dilanjutkan kata sambutan.

Baca Juga: Kotak Suara Rusak Parah!! Ketua KPU: Tidak Masalah, Cina Selalu Siap Membantu Kita

"Kami merasa syukur dan alhamdulilan kedatangan Pak Kiai dan rombongan. Harapan besar kami kedatangan kiai dan rombongan menjadi berkah, amin," kata Harits di lokasi, Senin 4 Januari 2019.

Harits bercerita, tradisi di sebuah pesantren adalah manut (menurut/mengikut) dengan kiainya. Karenanya, kehadiran Ma'ruf Amin sebagai calon wakil presiden adalah sebuah barokah tersendiri dirasakan kalangan santri.

"Kehadiran kiai di pemerintah betul jadi angin segar, perhatian pemerintah saat ini terhadap pesantren sangat bagus sekali, kami sangat antusias," ujar Harits.

Karenanya, Harits berharap jika Ma'ruf terpilih kelak kehadirannya di dalam struktural pemerintahan bisa lebih berkontribusi bagi kemajuan pesantren di Indonesia.

"Jadi lebih kalau Mbah Kiai ada di pemerintahan, lebih konkret lagi pastinya, amin yarabbal alamin," ucap Harits..Selanjutnya

Maruf Amin: Yang Mau Selamat Dunia Akhirat Ya Harus Pilih Saya!!


OPERAIND,- CALON wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin Amin mengibaratkan Nahdlatul Ulama (NU) sebagai kendaraan penyelamat umat seperti kapal Nabi Nuh.

Hal itu disampaikan Maruf Amin saat menghadiri peringatan Harlah ke-93 NU di Lapangan Prawitasari, Cianjur, Jawa Barat, Kamis (14/2/2019).


loading...


NU, menurut Maruf Amin, menjadi kendaraan penyelamat dari gonjang-ganjing cara berpikir pemahaman keagamaan.

"Yang selama ini ada yang ke kanan dan ke kiri, NU berada ditengah, sebagai penyelamat. Kapal NU kayak kapal Nabi Nuh," ujar Maruf Amin di hadapan ribuan peserta yang hadir di Harlah NU.

Maruf Amin mengisahkan kapal Nabi Nuh menjadi penyelamat saat banjir besar datang.

NU, ucap Maruf Amin, juga sebagai kendaraan penyelamat, yang akan menyelamatkan seluruh umat yang berada di dalamnya dari gelombang gonjang-ganjing pemahaman keagamaan.

"Siapa naik kapal NU insyaallah akan selamat dunia akhirat. Makanya jangan sampai ketinggalan, kayak anak Nabi Nuh tidak mau naik perahu, justru berlindung di gunung," tutur Maruf Amin.

Umat yang berada di dalam kapal NU, kata Maruf Amin, akan selamat dari gelombang.


loading...


"Nabi Nuh kan NU-H. Sekarang H-nya dibuang jadi perahu NU. Jangan berdiri di pinggir nanti kena gelombang, kalau ikut gelombang nanti terbawa gelombang. Ikut kiai NU insyaallah selamat," papar Maruf Amin.

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama ini mengajak seluruh warga NU bersyukur karena NU telah mencapai usia 93 tahun.

Bagi Maruf Amin, usia 93 tahun bukanlah umur yang pendek.
Tak semua organisasi bisa berumur panjang.

Maruf Amin mengatakan, NU akan akan terus menjalankan tugasnya menjadi perekat dan penjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
"Ada organisasi yang hanya seumur jagung, begitu tumbuh setahun, dua tahun sudah wabilahitaufiq wal hidayah," ucapnya.

Tak Suka Disebut Cuma Jadi Alat
Sementara itu Maruf Amin tak berkenan disebut sekadar jadi alat politik pada Pemilihan Presiden 2019.

Hal itu disampaikan Maruf Amin saat mengadiri Harlah ke-93 Nahdlatul Ulama (NU) di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (14/2/2019) siang.

Di kesempatan itu, Maruf Amin sempat membantah isu mengenai dirinya dijadikan alat politik di Pilpres 2019, dengan mendampingi calon presiden (petahana) nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi).

"Ada yang bilang, 'paling KH Maruf Amin hanya jadi alat'. Emang saya pacul. Yang jadi alat kan pacul," ujar Maruf Amin di hadapan ribuan peserta yang hadir di Lapangan Prawatasari, Sawah Gede, Cianjur.

Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini merasa isu itu ingin menjatuhkan martabat seorang ulama.

Maruf Amin meminta agar kabar itu tak terus menerus disebarkan, karena dapat membuat masyarakat waswas.

"Kiai dibilang jadi alat. Itu menghina itu. Ente jangan sembarangan. Tapi kalau untuk jadi alat pembangunan, untuk Indonesia maju, tentu saya siap. Ini tugas agama dan tugas negara," tegas Maruf Amin.

"Dibilang sudah tua lah, jadi alat lah. Itu namanya tukang bikin waswas," sambung Maruf Amin.

Dalam acara Harlah ke-93 NU di Kabupaten Cianjur ini, dihadiri Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar, Rois Syuriah PCNU Kabupaten Cianjur KH Abdul Qodir, dan Ketua PCNU Kabupaten Cianjur KH Choirul Anam.

Berharap ada ulama jadi presiden
“KALAU saya bisa jadi Wakil Presiden (Republik Indonesia). Saya berharap ke depan nanti ada ulama jadi Presiden (2024-2029).”
Kalimat itu dilontarkan calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin, di atas mimbar dalam pidato deklarasi dukungan dari Jaringan Alumni Mesir Indonesia (JAMI) di Hotel Aryaduta, Jakarta, Sabtu (9/2/2019).

Riuh tepuk tangan ratusan anggota JAMI menyambut harapan besar Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu.

Maruf Amin menyebut keputusan maju dalam Pemilihan Presiden 2019 bukan tanpa pertimbangan, dan desakan dari para ulama Nadhlatul Ulama untuk membuatnya menerima tawaran Jokowi.

Pangeran Syayid Peto Endah itu menghargai ajakan Jokowi untuk didampingi ulama untuk memimpin Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah tantangan kondisi politik.

“Banyak yang bertanya kenapa Pak Jokowi pilih saya, padahal ada banyak opsi politisi bisa, pengusaha bisa, profesional bisa, TNI/Polri bisa. Itu berarti beliau menghargai ulama,” ujar Maruf Amin.

Maruf Amin meyakini bisa menjaring lebih banyak suara dari ratusan anggota JAMI, setelah mendeklarasikan dukungan.

“Dukungan JAMI ini potensinya besar sekali, karenanya saya yakin pasangan 01 kami akan semakin punya harapan besar untuk memenangkan Pilpres 2019,” ucapnya.

Ketua JAMI Aas Subarkah dalam pidatonya menyampaikan komitmen besar sekaligus berperan aktif dalam menyebarluaskan visi misi pasangan Jokowi-Maruf Amin.

“Kami akan mendukung menyebarkan prinsip Islam Wasatiyyah dalam kehidupan beragama, berbangsa, dan bernegara. Juga membangun bangsa untuk tegaknya Indonesia,” kata Aas..Selanjutnya


Rujukan:
http://wartakota.tribunnews.com/2019/02/14/maruf-amin-nu-kayak-kapal-nabi-nuh-siapa-ikut-insyaallah-selamat-dunia-akhirat

Prabowo Gempur Jateng, Puan: Semuanya Sudah Kita Kepung, Tinggal Kita Seruduk Agar Keluar Penculiknya!


OPERAIND- Calon Presiden (Capres) 02 Prabowo Subianto mulai melakukan safari ke Jawa Tengah. Di provinsi yang menjadi lumbung suara capres 01 Joko Widodo itu, Prabowo menyampaikan pidato politiknya.

Politikus PDIP atau (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Puan Maharani mempersilakan Prabowo berkampanye di kandang PDI Perjuangan itu. Aria tidak yakin Prabowo bakal bisa menguasai meski sudah mendirikan posko di Jawa Tengah.



loading...



"Pak Prabowo suruh masuk saja kalau bisa masuk," kata Puan Maharani di Posko Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (14/2/2019).

Puan Maharani yakin berkata demikian karena semua unsur lintas partai sudah bergerak. Dia menganalogikan seperti perang. Jika Prabowo masuk, menurut Puan Maharani bakal dikepung oleh caleg pendukung Jokowi.

"Caleg, tokoh agama, tokoh masyarakat, termasuk kepala daerah yang kita, dari 35 menguasai 34 di Jateng, Gubernur semua, kita kepung lalu kita seruduk gar keluar. Kalau mau masuk silakan," kata politikus PDIP itu.

TKN menggerakkan semua unsur-unsur itu dengan strategi kampanye rumah ke rumah. Puan Maharani menilai kehadiran Prabowo di Jawa Tengah tak bakal memengaruhi elektabilitas Jokowi.

"Efektif atau tidak biar mereka mengkaji, yang jelas suara kita tidak bakal turun," imbuhnya.



loading...



Sementara, satu wilayah yang belum dominan hanya Kebumen. Aria mengatakan karena masih ada pengaruh kubu 02.

"Bukan tidak dikuasai, tapi tidak dominan seperti di kebumen. Paling, di situlah karena ada unsur-unsur 02 pegang sekitar bupati," kata Puan Maharani.